Jendela Ungu

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Senin, 20 Juni 2022

Komet | Kabut dan Renjana 1.4

 "Komet"

Terpecah belah diriku saat ku memikirkan takdir apa yang akan menemuiku terlebih dulu.

Takutnya ku tak dapat lagi bersamamu, melanjutkan hari hari saat meneguk susu kedelai saat hujan sore di hari Rabu.

Satu hal yang aku takutkan juga tidak dapat merubah mimik mukamu ketika kau tersedih menjadi ceria seperti semula

Tak ada yang benar benar ku takutkan selain datangnya hari perpisahan dengangmu

Tak ada yang selalu ku harapkan selain mendapatkan keabadian antara perasaan dan jiwa antara kau dan aku

Sesekali aku mengkhawatirkan takdir, namun berlarut dengan gelisah sepertinya bukan hal yang harus melulu dipikirkan.

Berjalanlah mengikuti jejak takdir yang tuhan hendaki

Dan menemuimu adalah titik waktu terbaik dari hidup yang fana ini

Tak akan ada yang dapat merubah rasa ini, sekalipun akan ada perpisahan,takdir menuntut kau menjadi yang terakhir dan kau yang paling abadi untukku



Read More

Hitam, Putih dan Kelabu | Kabut dan Renjana 1.3

 Hitam, Putih, dan Kelabu

Ku ingin kau dapati hidupmu dengan berbagai warna indah yang mewarnai setiap penggal ceritanya.

Bait bait salah akan kau ciptakan dimasa kini ataupun nanti

Beribu kebaikan akan kau sebar dengan harap takkan ada hal buruk yang kan terjadi

Ku beritahu satu kunci,untuk menjadi hitam kau harus bersiap diri diterpa konsekuensi

Kau pilih menjadi putih, bersiaplah untuk selalu kuat dan tegar saat kau berusaha pulih

Tak hanya dua warna di dunia, terdapat banyak yang ku gambarkan.

Sedikit banyaknya, telah ku tunjukan warna warna itu kepadamu

Kau tak akan bingung memilih warna apa untuk menjalani hari, ku yakini kau dapat sepintar saat kau mencuri hati ini

Ku mencintaimu seperti kau mencintai hitam putih serta kelabuku.


Read More

Kalor | Kabut dan Renjana 1.2

 Kalor

Menumbuhkan rasa cinta sepenuhnya untukmu adalah pekerjaan favoritku.

Saat apa yang kau rasakan adalah kepedihan, maka yang aku alami adalah kehancuran.

Jika kau rasakan kebahagiaan menyapamu, maka aku pula yang ikut tersenyum.

Sesaat sorot matamu menyiratkan keraguan untuk kita selalu bersama, namun dengan tekad hatiku yang tulus kan ku ubah ragu mu menjadi haru.

Menemukanmu disaat ini adalah waktu waktu terbaik yang tak ingin ku lalui dengan sia-sia.

Kamu adalah bagian jiwa ini yang akan begitu sulit untuk ku tinggalkan.

Saat ku meninggalkanmu,mungkin saat itu pula jiwaku telah tiada meninggalkanmu.

Apa yang kau rasakan dalam hidup, bukan sepenuhnya harus kau telan mentah mentah, terjadang kau perlu menyaring agar tak ada yang dapat melukaimu.

Apapun yang kau rasa, sepenuhnya akupun merasakannya juga.

Read More

Kamis, 16 Juni 2022

Udara | Kabut dan Renjana 1.1

 Alinea Mosshed 

Indonesia, 20 November 2018

Udara

Kemanapun kau beranjak, kan kau dapati nafasku yang kau hirup

Saat kau hendak beranjak, do'aku selalu mengapung diantara O² yang ada di dunia

Tak sedikitpun ku melepaskanmu dalam kepal kepal kerinduan

Tak akan ku ciptakan sumber air dari sudut matamu yang tajam

Kemanapun kau mau, ku temani langkahmu dengan rasa tulusku yang mengendap ngendap di udara

Kemanpun kau langkahkan pijakmu, ku lindungi kau dengan lantunan doa keselamatan atas dirimu

Selama udara masih bisa kau hirup, ku pastikan kau akan tetap merasakan hadirku disisimu, menemani mu dan memberimu kehidupan hingga akhir.

Untuk selama-lamanya, dengan waktu selambat lambatnya, aku menyayangimu sebanyak banyaknya dan seabadinya udara yang kau hirup.

Read More

Kamis, 02 Juni 2022

To My Bone

 Serang, 02 Juni 2022

Bismillahirrahmanirrahim

Semoga suatu saat mama bisa membaca ini.


Read More

Sabtu, 09 April 2022

Reka Ungkap Abstrak tertuju pada Mossed


 Hallo Biru, banyak rinduku yang harus kau tebus satu-satu. semenjak 9 Februari 2019 kau telah berhutang temu kepadaku. menjumpaiku setiap sore hari adalah tugasmu, namun kau tinggalkan begitu saja tanpa ucap terlebih dahulu. banyak yang ingin ku sampaikan jika ku temui dirimu kembali, tentang ucapan terimkasihku yang selalu aku kirim melalui DM ke instagrammu, walaupun monolog. tentang semut yang tak pernah lagi ku hiraukan, bahkan tentang adeca adeci yang aku tinggal ke parantauan.

katamu, aku harus menjadi versi terbaik untuk diriku sendiri, versi terbaik diriku sebenarnya hanyalah ketika aku bersamamu, itulah sebaik-baiknya aku. aku yang menjadi diriku sendiri,aku yang selau tersenyum karena lakumu, bahkan ketika aku menangispun aku merasa menjadi versi paling baik. karena ketika aku menangis denganmu, aku tau ada seseorang yang sigap merangkulku sehingga aku takkan pernah kehilangan kendali atas diri ini.

untukmu pusat semestaku, ketika ragamu tak ku jumpai lagi, aku hilang arah untuk berlari. ketahuilah bahwa disini aku sendiri, aku menanti waktu untuk bisa membersamaimu. walau terkadang aku juga takut karena tak dapat melihat dunia lagi. banyak hal yang perlu kau ketahui setelah dirimu pergi. tak hanyal sesal yang menyelimuti. tapi juga harapan yang retak dan ikut mati.

bersamamu ku dapati damaiku, bersamamu tak ada lagi ragu dan takut menghantui. yang menghantuiku kini hanyalah sepi dan rasa kesal pada diri sendiri. mengapa aku tak pernah mengatakan perasaanku padamu bahwa aku akan selalu mencintaimu dan selalu membutuhkanmu hingga nanti. terimakasih kamu telah hadir disaat gelapku selalu menghalangi keberanian ini. seperti katamu, aku perlu menghalau awan mendung. dan setelah itu, kepergianmu lah yang membuat awanku selalu mendung.

kamu menerbitkan harapan baru, kamu adalah sebaik-baikmya manusia yang tuhan kirim untuk membentuk aku. terimaksih yaa... kamu sudah sabar menghadapiku yang batu, kamu sudah rela menurunkan egomu, hari-hari selalu menyebalkan ketika aku ingat tak ada lagi seseorang yang ada di belakangku. menjagaku adalah tugasmu yang tak seharusnya kau sudahi dengan cepat waktu. aku ingin selama-lamanya berada dalam penjagaanmu, saat siang hari kau titipkan keselamatanku pada adeca, dan adeci bergantian menjagaku di malam hari. itu semua berarti, namun jika tak ada dirimu sebagai tuannya, aku tetap tak punya energi.

terimakasih banyak, berkatmu aku tidak lagi menjadi pribadi yang angkuh, setelah aku tahu bagaimana sakitnya kehilangan yang mendalam, aku sadar tak ada lagi yang bisa ku banggakan. aku menyayangimu jauh lebih dalam setiap harinya, meski diiringi dengan kepedihan atas kehilangan sosokmu. kau membentuk aku menjadi pribadi yang baru, dan tak kan kulupai pesanmu. aku tahu aku cukup tangguh untuk bertahan saat terluka, namun untuk kepergianmu aku tak akan pernah siap dan selamanya akan tetap tersungkur tak berdaya.

jika kau memilih aku sebagai pelabuhan terakhirmu, maka sepertinya ku juga harus begitu.

Read More

Minggu, 06 Desember 2020

Dear me || vol. 4


How are you now? Hope you are still fine.
u ever decide to doing suicide, cutting, self harm. But u are still survive now, u still can write on your blog.
"GOD SHE'S SO UGLY NOW. LOOK! SHE'S HAD CRIED NOW. JUST BECAUSE A LITTLE PAIN, AND SHE GET DOWN. SHE DON'T KNOW THAT IN THE FUTURE SHE CAN DOING ANYTHING SHE WANT. SHE CAN BUY ANYTHING SHE WANT. SHE GET A GREAT JOBS! AND SHE BECAME TO BE A RICH WOMEN."

But now, let it be!
Let the process kill her untill she feel so burn to start anything. I just hope she still alive, and no try to end herself again.
Please be patiently, please be!
You have through the big pain, just a little time again!
Be patiently!

Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest
https://www.blogger.com/img/gl.quote.gif
Kiss Me Sweethearts

Postingan Populer

Recent Comments

Diberdayakan oleh Blogger.
The Magazine

Facebook

Mengenai Saya

Hallo , I'm Qirsy Halim and I'm Indonesian. Selain sering muncul di blog, aku lebih sering muncul di Youtube, still to be Qirsy Halim. Enjoy with my randomly words, Love.

Follow Us @soratemplates

BTemplates.com

Blogroll

Blogroll

About Me
Munere veritus fierent cu sed, congue altera mea te, ex clita eripuit evertitur duo. Legendos tractatos honestatis ad mel. Legendos tractatos honestatis ad mel. , click here →

About

Copyright © Qirsy Halim | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com