Kamis, 23 Juni 2022
Senin, 20 Juni 2022
Komet | Kabut dan Renjana 1.4
"Komet"
Terpecah belah diriku saat ku memikirkan takdir apa yang akan menemuiku terlebih dulu.
Takutnya ku tak dapat lagi bersamamu, melanjutkan hari hari saat meneguk susu kedelai saat hujan sore di hari Rabu.
Satu hal yang aku takutkan juga tidak dapat merubah mimik mukamu ketika kau tersedih menjadi ceria seperti semula
Tak ada yang benar benar ku takutkan selain datangnya hari perpisahan dengangmu
Tak ada yang selalu ku harapkan selain mendapatkan keabadian antara perasaan dan jiwa antara kau dan aku
Sesekali aku mengkhawatirkan takdir, namun berlarut dengan gelisah sepertinya bukan hal yang harus melulu dipikirkan.
Berjalanlah mengikuti jejak takdir yang tuhan hendaki
Dan menemuimu adalah titik waktu terbaik dari hidup yang fana ini
Tak akan ada yang dapat merubah rasa ini, sekalipun akan ada perpisahan,takdir menuntut kau menjadi yang terakhir dan kau yang paling abadi untukku
Hitam, Putih dan Kelabu | Kabut dan Renjana 1.3
Hitam, Putih, dan Kelabu
Ku ingin kau dapati hidupmu dengan berbagai warna indah yang mewarnai setiap penggal ceritanya.
Bait bait salah akan kau ciptakan dimasa kini ataupun nanti
Beribu kebaikan akan kau sebar dengan harap takkan ada hal buruk yang kan terjadi
Ku beritahu satu kunci,untuk menjadi hitam kau harus bersiap diri diterpa konsekuensi
Kau pilih menjadi putih, bersiaplah untuk selalu kuat dan tegar saat kau berusaha pulih
Tak hanya dua warna di dunia, terdapat banyak yang ku gambarkan.
Sedikit banyaknya, telah ku tunjukan warna warna itu kepadamu
Kau tak akan bingung memilih warna apa untuk menjalani hari, ku yakini kau dapat sepintar saat kau mencuri hati ini
Ku mencintaimu seperti kau mencintai hitam putih serta kelabuku.
Kalor | Kabut dan Renjana 1.2
Kalor
Menumbuhkan rasa cinta sepenuhnya untukmu adalah pekerjaan favoritku.
Saat apa yang kau rasakan adalah kepedihan, maka yang aku alami adalah kehancuran.
Jika kau rasakan kebahagiaan menyapamu, maka aku pula yang ikut tersenyum.
Sesaat sorot matamu menyiratkan keraguan untuk kita selalu bersama, namun dengan tekad hatiku yang tulus kan ku ubah ragu mu menjadi haru.
Menemukanmu disaat ini adalah waktu waktu terbaik yang tak ingin ku lalui dengan sia-sia.
Kamu adalah bagian jiwa ini yang akan begitu sulit untuk ku tinggalkan.
Saat ku meninggalkanmu,mungkin saat itu pula jiwaku telah tiada meninggalkanmu.
Apa yang kau rasakan dalam hidup, bukan sepenuhnya harus kau telan mentah mentah, terjadang kau perlu menyaring agar tak ada yang dapat melukaimu.
Apapun yang kau rasa, sepenuhnya akupun merasakannya juga.
Kamis, 16 Juni 2022
Udara | Kabut dan Renjana 1.1
Alinea Mosshed
Indonesia, 20 November 2018
Udara
Kemanapun kau beranjak, kan kau dapati nafasku yang kau hirup
Saat kau hendak beranjak, do'aku selalu mengapung diantara O² yang ada di dunia
Tak sedikitpun ku melepaskanmu dalam kepal kepal kerinduan
Tak akan ku ciptakan sumber air dari sudut matamu yang tajam
Kemanapun kau mau, ku temani langkahmu dengan rasa tulusku yang mengendap ngendap di udara
Kemanpun kau langkahkan pijakmu, ku lindungi kau dengan lantunan doa keselamatan atas dirimu
Selama udara masih bisa kau hirup, ku pastikan kau akan tetap merasakan hadirku disisimu, menemani mu dan memberimu kehidupan hingga akhir.
Untuk selama-lamanya, dengan waktu selambat lambatnya, aku menyayangimu sebanyak banyaknya dan seabadinya udara yang kau hirup.
Kamis, 02 Juni 2022
To My Bone
Serang, 02 Juni 2022
Bismillahirrahmanirrahim
Semoga suatu saat mama bisa membaca ini.
Sabtu, 09 April 2022
Reka Ungkap Abstrak tertuju pada Mossed
Hallo Biru, banyak rinduku yang harus kau tebus satu-satu. semenjak 9 Februari 2019 kau telah berhutang temu kepadaku. menjumpaiku setiap sore hari adalah tugasmu, namun kau tinggalkan begitu saja tanpa ucap terlebih dahulu. banyak yang ingin ku sampaikan jika ku temui dirimu kembali, tentang ucapan terimkasihku yang selalu aku kirim melalui DM ke instagrammu, walaupun monolog. tentang semut yang tak pernah lagi ku hiraukan, bahkan tentang adeca adeci yang aku tinggal ke parantauan.
katamu, aku harus menjadi versi terbaik untuk diriku sendiri, versi terbaik diriku sebenarnya hanyalah ketika aku bersamamu, itulah sebaik-baiknya aku. aku yang menjadi diriku sendiri,aku yang selau tersenyum karena lakumu, bahkan ketika aku menangispun aku merasa menjadi versi paling baik. karena ketika aku menangis denganmu, aku tau ada seseorang yang sigap merangkulku sehingga aku takkan pernah kehilangan kendali atas diri ini.
untukmu pusat semestaku, ketika ragamu tak ku jumpai lagi, aku hilang arah untuk berlari. ketahuilah bahwa disini aku sendiri, aku menanti waktu untuk bisa membersamaimu. walau terkadang aku juga takut karena tak dapat melihat dunia lagi. banyak hal yang perlu kau ketahui setelah dirimu pergi. tak hanyal sesal yang menyelimuti. tapi juga harapan yang retak dan ikut mati.
bersamamu ku dapati damaiku, bersamamu tak ada lagi ragu dan takut menghantui. yang menghantuiku kini hanyalah sepi dan rasa kesal pada diri sendiri. mengapa aku tak pernah mengatakan perasaanku padamu bahwa aku akan selalu mencintaimu dan selalu membutuhkanmu hingga nanti. terimakasih kamu telah hadir disaat gelapku selalu menghalangi keberanian ini. seperti katamu, aku perlu menghalau awan mendung. dan setelah itu, kepergianmu lah yang membuat awanku selalu mendung.
kamu menerbitkan harapan baru, kamu adalah sebaik-baikmya manusia yang tuhan kirim untuk membentuk aku. terimaksih yaa... kamu sudah sabar menghadapiku yang batu, kamu sudah rela menurunkan egomu, hari-hari selalu menyebalkan ketika aku ingat tak ada lagi seseorang yang ada di belakangku. menjagaku adalah tugasmu yang tak seharusnya kau sudahi dengan cepat waktu. aku ingin selama-lamanya berada dalam penjagaanmu, saat siang hari kau titipkan keselamatanku pada adeca, dan adeci bergantian menjagaku di malam hari. itu semua berarti, namun jika tak ada dirimu sebagai tuannya, aku tetap tak punya energi.
terimakasih banyak, berkatmu aku tidak lagi menjadi pribadi yang angkuh, setelah aku tahu bagaimana sakitnya kehilangan yang mendalam, aku sadar tak ada lagi yang bisa ku banggakan. aku menyayangimu jauh lebih dalam setiap harinya, meski diiringi dengan kepedihan atas kehilangan sosokmu. kau membentuk aku menjadi pribadi yang baru, dan tak kan kulupai pesanmu. aku tahu aku cukup tangguh untuk bertahan saat terluka, namun untuk kepergianmu aku tak akan pernah siap dan selamanya akan tetap tersungkur tak berdaya.
jika kau memilih aku sebagai pelabuhan terakhirmu, maka sepertinya ku juga harus begitu.
Langganan:
Postingan (Atom)
https://www.blogger.com/img/gl.quote.gif
Postingan Populer
-
Heyyoooo.... Night peeps! Long story, maybe awal Agustus atau September akhir gw dapet notif chat from stranger yang ternyata itu temen sek...
-
Banyak pelaku antagonis yang realitanya sulit dipercaya bahwa ternyata merekalah yang berperan keji seperti itu dalam hidup ini. Membayangka...
-
Sempat berpikir kalau luka ini mungkin tanggung jawab pembuatnya, dan dengan sadar mengizinkan sumber lukanya itu untuk tetap kembali. namun...
-
Qirsyhlm vlog Teruntuk Ayah, yang selama ini mungkin menyayangi gadis kecilnya ini dengan redup. Ayah, pernahkah sesekali dalam pikir...
-
"watching the video when you lying" "and I will glady break it, I will glady break my heart for you." "It's so...
-
Qirsy, ini surat buat diri kamu sendiri. Tidak ada yang baik baik saja dari kehilangan seseorang, aku menulis ini saat perasaan sedang tak ...
-
Hallo gengss ,sekarang aku mau share ke kalian tentang LIPSCRUB, pasti sebagian dari kalian udah pada tau apa itu lipscrub plus keguna...
-
I love u with my deeper feeling. Dude, I can't let u walk alone. Aku gatau bakal sejauh apa perjalanan ini, tapi selagi kita masih ingi...
-
TUTORIAL OMBRE LIPS KEKINIAN ALA ALA KOREA Ombre lips adalah teknik yang membuat warna bibir tampak gradasi...
Recent Comments
Blog Archive
-
►
2022
(27)
- ► Oktober 2022 (3)
- ► September 2022 (1)
- ► April 2022 (1)
-
►
2020
(17)
- ► Desember 2020 (1)
- ► November 2020 (1)
- ► Oktober 2020 (2)
- ► September 2020 (1)
- ► Agustus 2020 (1)
-
►
2018
(10)
- ► April 2018 (3)
- ► Maret 2018 (3)
- ► Februari 2018 (2)
- ► Januari 2018 (2)
-
►
2017
(1)
- ► Oktober 2017 (1)
Diberdayakan oleh Blogger.
The Magazine
Mengenai Saya
- Qirsyhlm
- Hallo , I'm Qirsy Halim and I'm Indonesian. Selain sering muncul di blog, aku lebih sering muncul di Youtube, still to be Qirsy Halim. Enjoy with my randomly words, Love.


