Jendela Ungu

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Sabtu, 09 April 2022

Reka Ungkap Abstrak tertuju pada Mossed


 Hallo Biru, banyak rinduku yang harus kau tebus satu-satu. semenjak 9 Februari 2019 kau telah berhutang temu kepadaku. menjumpaiku setiap sore hari adalah tugasmu, namun kau tinggalkan begitu saja tanpa ucap terlebih dahulu. banyak yang ingin ku sampaikan jika ku temui dirimu kembali, tentang ucapan terimkasihku yang selalu aku kirim melalui DM ke instagrammu, walaupun monolog. tentang semut yang tak pernah lagi ku hiraukan, bahkan tentang adeca adeci yang aku tinggal ke parantauan.

katamu, aku harus menjadi versi terbaik untuk diriku sendiri, versi terbaik diriku sebenarnya hanyalah ketika aku bersamamu, itulah sebaik-baiknya aku. aku yang menjadi diriku sendiri,aku yang selau tersenyum karena lakumu, bahkan ketika aku menangispun aku merasa menjadi versi paling baik. karena ketika aku menangis denganmu, aku tau ada seseorang yang sigap merangkulku sehingga aku takkan pernah kehilangan kendali atas diri ini.

untukmu pusat semestaku, ketika ragamu tak ku jumpai lagi, aku hilang arah untuk berlari. ketahuilah bahwa disini aku sendiri, aku menanti waktu untuk bisa membersamaimu. walau terkadang aku juga takut karena tak dapat melihat dunia lagi. banyak hal yang perlu kau ketahui setelah dirimu pergi. tak hanyal sesal yang menyelimuti. tapi juga harapan yang retak dan ikut mati.

bersamamu ku dapati damaiku, bersamamu tak ada lagi ragu dan takut menghantui. yang menghantuiku kini hanyalah sepi dan rasa kesal pada diri sendiri. mengapa aku tak pernah mengatakan perasaanku padamu bahwa aku akan selalu mencintaimu dan selalu membutuhkanmu hingga nanti. terimakasih kamu telah hadir disaat gelapku selalu menghalangi keberanian ini. seperti katamu, aku perlu menghalau awan mendung. dan setelah itu, kepergianmu lah yang membuat awanku selalu mendung.

kamu menerbitkan harapan baru, kamu adalah sebaik-baikmya manusia yang tuhan kirim untuk membentuk aku. terimaksih yaa... kamu sudah sabar menghadapiku yang batu, kamu sudah rela menurunkan egomu, hari-hari selalu menyebalkan ketika aku ingat tak ada lagi seseorang yang ada di belakangku. menjagaku adalah tugasmu yang tak seharusnya kau sudahi dengan cepat waktu. aku ingin selama-lamanya berada dalam penjagaanmu, saat siang hari kau titipkan keselamatanku pada adeca, dan adeci bergantian menjagaku di malam hari. itu semua berarti, namun jika tak ada dirimu sebagai tuannya, aku tetap tak punya energi.

terimakasih banyak, berkatmu aku tidak lagi menjadi pribadi yang angkuh, setelah aku tahu bagaimana sakitnya kehilangan yang mendalam, aku sadar tak ada lagi yang bisa ku banggakan. aku menyayangimu jauh lebih dalam setiap harinya, meski diiringi dengan kepedihan atas kehilangan sosokmu. kau membentuk aku menjadi pribadi yang baru, dan tak kan kulupai pesanmu. aku tahu aku cukup tangguh untuk bertahan saat terluka, namun untuk kepergianmu aku tak akan pernah siap dan selamanya akan tetap tersungkur tak berdaya.

jika kau memilih aku sebagai pelabuhan terakhirmu, maka sepertinya ku juga harus begitu.

Read More

Minggu, 06 Desember 2020

Dear me || vol. 4


How are you now? Hope you are still fine.
u ever decide to doing suicide, cutting, self harm. But u are still survive now, u still can write on your blog.
"GOD SHE'S SO UGLY NOW. LOOK! SHE'S HAD CRIED NOW. JUST BECAUSE A LITTLE PAIN, AND SHE GET DOWN. SHE DON'T KNOW THAT IN THE FUTURE SHE CAN DOING ANYTHING SHE WANT. SHE CAN BUY ANYTHING SHE WANT. SHE GET A GREAT JOBS! AND SHE BECAME TO BE A RICH WOMEN."

But now, let it be!
Let the process kill her untill she feel so burn to start anything. I just hope she still alive, and no try to end herself again.
Please be patiently, please be!
You have through the big pain, just a little time again!
Be patiently!

Read More

Kamis, 19 November 2020

Dear me || vol.3


 Dear Qirsy...

What ever you do now it's so interesting. If one people say "no" yourself must be say "yes". Youre now it's so brightly, so much important. Time flies so quickly, and you follow it with any problem in that time. 

Nobody cares how your day, they just selfish with their life, but you don't.

Now I just cried when I wrote this, but I do know how my future looks like. 

You have courage Qirsy !

I belive in you !

You have purpose!

One step closer, try to get you! Never back please! That just need a little beat times.

Still breathe whatever do, cz I belive in you.

You can to still survive to any situation.

You just need to cry and hugs sometimes, you never give up, never fail, and never wrong with your yesterday. You have started more than other, too much quickly Qirsy... Just belive with you heart and yourself that you will get anything that you want. Say thank you to Qirsy at 19 November 2020šŸ’™No problem you cry everynight, just belive that future it's so brightly.


From the lil you, 2020šŸ’™

Read More

Selasa, 13 Oktober 2020

They got failed


 HAHAHA YOU'RE FAIL

Hahahaaaa did I got MBA like a Joker?

Nobody care with your depression untill you commit suicide. Nobody know how struggle you are just to still alive till now. 

Who are which get fail? You? Or I. 

I'd live with my courage, no with your support.

I don't have booster in this life.

I just life to commit with god.

I just play my job to still breathe untill the end of the day with my down up mood & emotional.

Officially I don't have someone in here, I just live with my patients & wishes.

My keyword life "You don't fail, but they have failed." I'm wrong to say like that but that is true and it's just relaxing my soul.

I'd doing selfharm when I lost emotion soul.

And they, willn't care.


Read More

Sabtu, 10 Oktober 2020

Aku yang payah


23:40
10 Oktober 2020
Selamat Hari Kesehatan Mental SeduniašŸ‘„
Dibesarkan oleh seorang ibu yang berusaha mendidik anaknya sembari menyembuhkan luka batinnya sedikit banyaknya ternyata memberi gambaran tentang bagaimana dan seperti apa yang dinamakan mental illness.
Tapi hari ini aku sedang tidak ingin membahas hal-hal itu, namun ada yang perlu diingatkan bahwa dihari ini aku merasakan hal yang cukup membuat hati sesak ketika mengingatnya. Ada satu hal dihidupku yang saat aku mengingat hal itu rasa sesak dan air mata menjadi tak tertahankan kendalinya. Hidungku terasa pedih, jantungku seperti ditonjok keras, air mata seakan ingin membanjiri kelopak mata.
Bukan perihal perpisahan,bukan perihal percintaan, atau hal2 yang kaitannya terjadi oleh karna itu. Ada hal kecil yang cukup menyakiti saat mengingatnya, dan sedihnya lagi mengenai hal itu aku enggan untuk menceritakannya.
Diantara mereka menertawakan sesekali
Diantara mereka meremehkan seringkali
Dan diantara mereka menyebutnya itu 'Payah'
Semoga kelak, bukan hal ini lagi yang menjadi sumber duka-ku. Bukan hal ini lagi yang menjadi mau-ku, tapi karna hal inilah menjadi semangatku. Mungkin beberapa orang mendengarnya konyol. Namun ada yang perlu diketahui bahwa takaran kesedihan setiap orang itu berbeda karena latar belakang yang mendasari hal tsb. 
Tidak ada yang tahu bagaimana caraku berfikir, caraku memandang sesuatu, bahkan orang tua sekaliguspun tak akan tahu bagaimana sebenarnya. 
Untuk hal itu, sekarang aku mengakui jika aku memang payah, teman temanku... Yang pernah menertawakan hal itu, siapapun itu intinya, hari ini aku akui bahwa memang aku tidak bisa melakukannya, katakan aku payah, katakan aku bohong, katakan aku lain hal lagi...
Aku mengakui, aku tidak sehebat kalian yang bisa melakukan itu. Kali ini aku tidak ingin menyalahkan siapa siapa lagi, murni karena kepayahanku sendiri, aku tidak bisa melakukannya.
Banyak ledakan yang menghantamku keras,sehingga aku tak seberani itu menghadapinya. Kutau, dan hari ini ku mengaku.
Maaf atas segala ambisi di dalamnya, atas orang orang yang aku salahkan sebelumnya. Ku anggap ini luka, padahal hanya ketidakberanianku saja.

(who's now that I cry so deeper when I wrote this?)
Read More

Kamis, 03 September 2020

Harap Tenang || a song by Qirsy


»Harap Tenang«

Meski yang sempurna, kan selalu berwarna

Namun hati berbincang

Ingatlah cerita tak slalu indah

Pernah ku terjatuh, dan sulit tuk bangun lagi

Diguyur hujan, diterpa sinar 

Ku nantikan badai meniup lembut

Pernahkan sehari saja

Kau biaskan cerita di langit jingga

Semesta menunggu ceritamu

Biarkan semua lebur dalam ungkapmu

Menepilah bila perlu 

Hari takkan pernah usai selagi masih ada nafas

Tertawalah,lepaskanlah

Biarkan semua jernih, meski itu perih

Kau lebih baik dari kemarin

Biarkan luka mu terbawa angin

Biarkan sendu mu terbakar mentari

Biarkan malammu tetap sunyi

Menepilah, ku tau kau perlu

Berilah kesempatan tuk dirimu.









Read More

Sabtu, 15 Agustus 2020

Dear Me vol. 2 | Qirsy Halim

 Independent

Tumben nii nulis subuh subuh, lagi pgn aja sii.
Jam 4-5 pagi tuu magical hours bgt gak sii menurut kalian? Btw lagi pgn cerita nih, tentang menjadi mandiri.
I'd never think that everyone can't do this. Aku pernah bilang ke temen aku, nanti aku pgn aja gt stay in the capital city. But what she said to me ? "Ah ngga yakin Qir, gakan bisa, ngga percaya." It's okay isn't a big problem, but is hard enough. Nobody's can't sure to me, right? At the time, aku mikir kenapa bisa sii semua orang kek gt? Apa yang harus diubah biar semuanya make sure. I can't lied that maybe when I kid I'm so childish and can't doing anything. But now, I think i'm too productive than she's who say like that.
I'm slowly now, but... Ada hal yang aku harus buktiin (I think) minimal untuk pribadi aku sendiri.
Belive me, kalo aku bukan pribadi yang 'menyek2' no ones know that I'm so struggle at the moment.
Aku bukan bermaksud ngga dengerin temenku yg bilang gt, but why she say it? 
I know that maybe she have a reason, but what I said is a big deal from any reason.
Aku ngga ngerasa so kuat, so paling tabah dan lalinnya, ehh next yaa ceritanya, udh adzan subuh nii yuk berdo'a biar sukses dan bisi a buktiin semua jiakh:)

Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest
https://www.blogger.com/img/gl.quote.gif
Kiss Me Sweethearts

Postingan Populer

Recent Comments

Diberdayakan oleh Blogger.
The Magazine

Facebook

Mengenai Saya

Hallo , I'm Qirsy Halim and I'm Indonesian. Selain sering muncul di blog, aku lebih sering muncul di Youtube, still to be Qirsy Halim. Enjoy with my randomly words, Love.

Follow Us @soratemplates

BTemplates.com

Blogroll

Blogroll

About Me
Munere veritus fierent cu sed, congue altera mea te, ex clita eripuit evertitur duo. Legendos tractatos honestatis ad mel. Legendos tractatos honestatis ad mel. , click here →

About

Copyright © Qirsy Halim | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com