Jendela Ungu

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Rabu, 15 Juli 2020

Kelabu Pertengah Tiga Pagi | Qirsy Halim


Sudut pelupuk alaska menebar cedar di cakrawala
Tak sungkan menebar enggan dikemarau tua
Sesulit merias di pelipis kerangka baja berotak api
Buai rangkul tak membius angin malam pancar binari
Renjana tak kunjung nyala sebari bertepuk gundah gulana
Cika cika redup melingkari teduh serambi
Awan awan muram melengkapi gunar sasar
Gelap legam selirih angan memudar disanubari
Sungkan bungkam tak kian ucap gelagat di pesisir bahari
Redup rangkul diorama menyambut renjana
Selisih tiga pagi beserta kelabu di pertengahnya
Kasat benua tampak remang terambang gulana
Librani redupkan purnama di angkasa malam binar
Lara pecah disudut hitam ruangan tak bertihang
Rembulan menerka nerka kian lamban disanjung nanar nestapa
Fana tantrum gejolak degupnya berlomba
Sekeliling haru biru menyambut duka asmara
Matahari biru bersinar di ufuk benua tua
Kicau surau embun malam diangkasa sepi
Tabur pasir putih lembut aroma mentari
Read More

Pria Cantik Kala Senja | Qirsy Halim


Pelipis nan tipis
Sorot mata kental manis
Bibir berbentuk awan sempurna
Rona pipi nan jingga

Terdiam membeku
Sinar mulai memancar
Menyerang raga yang rapuh
Tak kian usang dibakar api senja
Tak kunjung luruh semakin utuh

Pria cantik terlahir disaat senja
Rambut bersinar riak
(Teracak acak)
Sorot mata redup
(Terkuak siluet)
Indah seputar malaya
Terkias yakin
Terpukau enggan menyapa
Jemarii nan menari
Pria cantik kala senja

Read More

Pemeran Jenaka | Qirsy Halim


Kau berperan utuh dalam ceritaku
Bagian terindah dalam relungku
Tak ada sendu saat bersamamu
Gema tawa selalu terdengar merdu

Tantrumku redup saat disampingmu
Senda jenaka selalu tercipta
Warna warni ceritaku
Tak ada ambigu bila di dekatmu

Dekap aku kala rapuh
Sangga aku di bahamu
Didekatmu aku utuh
Haru biru lebur penuh

Senandung nada tercipta untukmu
Pemeran jenaka dialur hidupku
Terimakasih sahabatku
Rasa rindu kan tumbuh selalu.




Read More

Luruh dalam Dimensi | Qirsy Halim




Cakrawala kali ini nampak jingga
Namun senyummu sore ini tak kian menyapa
Apakah kau lupa ?
Ada aku yang harus kau jaga
Apa kau lupa akan ilmu humaniora?
Dulu kau selalu bercanda
Agar aku menciptakan tawa

Kini aku terjebak
Saat mencari jalan menuju pelukmu
Di sela sela labirin, ku menyeruak
Namun, tetap tak ku dapati dirimu

Dimanakah kamu kini?
Mengapa kau bersembunyi ?
Kau tak mendengar aku berpuisi / bernyanyi ?
Kali ini judulnya luruh dalam dimensi

Kau yang selalu membuatku luruh
Sampai saat kau pergipun, hatiku selalu bergemuruh
Kini tak nampak lagi sorot matamu yang teduh
Dan hatiku pun sudah tak utuh

Saat kau pergi, kau membawa sebagian hati
Saat kau pergi, sebagian diriku ikut lenyap
Bagaimana kabarmu kini?
Sudahkan kau bersayap ?
Tunggu aku nanti
Kita kan terbang di sore hari.





Read More

Pasif dan Fana |Qirsy Halim


Bagaimana kabar jiwamu yang dulu sempat membiru.
Sudahkah kini kau temui damaimu.
Dimanakah kau kali ini.
Dicari namun tak kian menampaki.

Aku tak rela jika semua ini cukup disudahi oleh sebatas uraian debu.
Dimanakah hasratmu yang dulu selalu menggebu ?

Kau nampak pasif kali ini
Kau makhluk yang fana
Kau curang saat ini
Kau yang pergi pertama

Dulu, segala duka-ku menjadi duka-mu
Dan kau selalu menjadi penyembuh semua itu.
Namun sepertinya tidak untuk kali ini
Kau menjadi penyebab duka ini
Kau yang menciptakan luka kini

Kau tak kan hendak mencariku?
Kau sudah tau bagaimana caramu membunuhku?

Egosinya kau, pergi tak berencana
Meninggalkan fakta, yang penuh tanda tanya
Dan kau enggan untuk menyapa,
Kau sudah siuman disana?

Tunggu aku
Nanti kita akan bertemu.
Nanti kita putar lagi cerita dihari itu
Siapkan bahumu
Untuk menyangga segala haru.


Read More

Self Care Educations | Qirsy Halim


Hallo Vibes...
' How I Remind to Selfcare ? '
 Pertama aku bakal bahas duluu meaning dari Selfcare. Jadi Selfcare menurutku itu adalah sebuah pola / tindakan seseorang untuk lebih memerhatikan dirinya sendiri, lebih mengawasi diri untuk lebih positif baik itu dalam jasmani ataupun rohani. Menurutku Selfcare itu penting banget, karena dengan kita lebih protect dengan diri kita untuk ke arah yang positif itu akan membuat pribadi kita menjadi confident ,bahkan menjadi love our self.
 Ada beberapa cara agar kita bisa me remind diri kita untuk lebih mencintai diri sendiri, menjaga diri sendiri, atau memperhatikan diri sendiri :
 • Lebih merawat diri
Maksudnya dalam jasmani, jadi kita tidak akan merasa minder atau low confident. Dengan kita merawat diri, kita akan semakin sayang terhadap diri kita sendiri.
• Hindari rasa Iri terhadap orang lain
Berarti ini kaitannya dengan rohani, dan ini sangat full causes dalam pengembangan selfcare. Jika kita mempunyai rasa iri terhadap sesama maka nanti yang ada malah kita akan berambisi untuk menjadi orang itu dan ujung ujungnya kita tidak menjadi diri kita sendiri dan akan hilang perasaan untuk selfcare.
• Merasa bahwa diri kita itu sangat berharga
Menurutku jika kita merubah mindset kita menjadi seperti itu, maka kita akan senantiasa menjaga dan mengembangkan diri, jika dirimu merasa tidak berharga maka ingatlah jika kita sebagai seorang anak yang sangat berharga untuk orang tua kita. Dan pola fikir seperti itu akan menghambat kita untuk tidak melakukan sesuatu yang akan merugikan diri kita sendiri.
• Hindari pergaulan bebas / tidak sehat
Biasanya dalam pergaulan yang seperti itu kita akan cenderung untuk merelakan diri kita berada dalam titik bahaya. Karna dengan kita berada di posisi itu otomatis kita akan jauh dengan orang tua, dan orang tua sangat berperan penting dalam selfcare ini karma biasanya orang tua akan memberikan motivasi untuk anaknya agar lebih percaya diri.
 #qirsy2003
Read More

Sabtu, 21 Desember 2019

Bait Ungkap untuk Mama ||Qirsy Halim, MotherDay 2019



Hari ini mungkin momentum yang tepat untuk mengucapkan terimakasih dan ungkapan perasaanku kepada mama.
Meskipun sebenarnya mengungkapkan perasaan kasih sayang dan mengucapkan terimakasih tidak harus pada tanggal 22 desember saja.
Tulisan ini mungkin sebagai media pengantar segala isi hati dari aku kepada mama, karena seperti yang mama ketahui jika aku sangat enggan untuk mengucapkan sesuatu secara langsung.
Mendeskripsikan tentang dirimu, mungkin itu yang akan pertama aku lakukan di video ini.
Tak tahu mengapa, sedari aku kecil yang aku lihat sebagai figure pahlawan itu adalah mama, mungkin karena mama selalu menampilkan sisi kuatnya dihadapanku.
Saat kecil mungkin aku tidak terlalu peduli dengan itu, namun entah mengapa sekarang seiring bertambahnya usia, aku semakin peka, jika ada banyak khawatir dan sendu yang mama sembunyikan.
Dibalik itu semua, mama masih menjadi figure pahlawan di hidupku, terlebih karena mama harus memperjuangkan kehidupan aku seorang diri.
Aku selalu ingat, saat aku kecil pada suatu malam aku menangis karena ditinggalkan mama untuk bekerja, dan pada siang harinya aku merasa marah karena mengapa aku harus pergi ke sekolah bersama nenek, tidak dengan mama seperti teman temanku yang lain.
Waktu itu, yang paling ditunggu tunggu adalah telfon dari mama, untuk menanyakan
" mama kapan pulang ? Kalo pulang mau bawa apa ? "
waktu terus melaju, sekarang aku yang seperti itu mulai tumbuh menjadi gadis dewasa, dan tanpa aku sadari mungkin itu menjadi tanggungan besar yang harus mama handle sendiri.
Mama itu seperti rumah menurutku, mama bisa menjadi pondasi aku saat aku sedang mempelajari arti nyata kehidupan, mama sebagai tiang ketika aku rapuh dan tersungkur, dengan kokohnya mama selalu  menjadi penyangganya, mama sebagai tembok tempat aku bersandar senyaman nyamannya, mama sebagai atap yang selalu melindungiku dari apapun yang akan membuatku tersedih dan bahaya, yang selalu melindungiku dari berbagai presepsi orang yang merendahkanku, mama selalu menjadi pintu yang terbuka lebar untuk memaafkan segala hal yang aku perbuat meskipun itu mungkin hal yang sangat salah dan melukai mama. Dan tanpa lelahnya mama selalu menjadi seperti jendela yang mengantarkan udara untuk bernafas, yaa… mama selalu menjadi seseorang yang sangat berjuang mati matian untuk memperjuangkan kehidupanku, tak peduli seberapa besarnya rintangan yang harus mama lawan sendirian.
Dengan cara mama mendidik aku dengan keras, ternyata itu tidak sia sia. Sekarang aku mulai terbentuk menjadi pribadi yang kuat dengan segala ujian yang ada, mama mengajarkan aku untuk selalu berfikir idealis dengan logis, membentuk mentalku untuk tidak mengenal rapuh, membentuk jiwaku untuk tidak pernah mengeluh, dan membekali aku dengan ajaran yang utuh.
Tidak ada yang bisa membuatku terluka selagi itu ada mama, mama merupakan obat yang paling hakiki dihidup aku, mama merupakan booster yang paling ampuh untuk segala hal, tidak ada alasan untuk aku tidak mencintai mama karena apa yang telah mama berikan merupakan apa yang sangat berarti dan menjadi bekal dihidup aku.
Mengucapkan maaf adalah hal yang paling enggan aku ucapkan di depan mama, namun mungkin tulisan ini bisa menjadi media untuk hal itu.
Mama, maaf jika selama ini ada banyak hal yang aku perbuat yang selalu membuat mama marah,membuat mama kecewa, membuat mama terluka.
Maaf jika mungkin terlalu banyak tenaga yang mama keluarkan agar aku bisa bertahan hidup.
Maaf bila selama ini aku belum bisa menjadi seperti yang mama harapkan.
Maaf jika aku selalu menjadi beban fikiran
Maaf jika aku pernah membuat mama malu.
Maaf jika aku terlalu menuntut hak ku,padahal aku tidak menjalankan kewajibanku.
Maaf jika kemarin kemarin aku terlalu egois tanpa menyadari batin mama pun terluka.
Terimakasih untuk mama yang selalu menampilkan sisi terkuat mama didepanku,
Terimakasih atas setiap do’a yang selalu mama panjatkan untukku selama ini
terimakasih karena mamah selalu ada di  setiap fase hidupku, terimakasih mama selalu menjadi rumah ternyaman untukku, terimakasih untuk semuanya yang telah mama perjuangkan untukku, mama pantas menjadi roller model untuk anak anaknya, kita terlalu beruntung dibesarkan oleh wanita setangguh mama, dan aku selalu berdo’a agar dapat menjadikan mama sebagai ibu yang paling beruntung juga mempunyai anak seperti kita yang dapat sukses di dunia dan akhirat dengan segala ajaran yang mama bekali.
We love u mama <3


Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest
https://www.blogger.com/img/gl.quote.gif
Kiss Me Sweethearts

Postingan Populer

Recent Comments

Diberdayakan oleh Blogger.
The Magazine

Facebook

Mengenai Saya

Hallo , I'm Qirsy Halim and I'm Indonesian. Selain sering muncul di blog, aku lebih sering muncul di Youtube, still to be Qirsy Halim. Enjoy with my randomly words, Love.

Follow Us @soratemplates

BTemplates.com

Blogroll

Blogroll

About Me
Munere veritus fierent cu sed, congue altera mea te, ex clita eripuit evertitur duo. Legendos tractatos honestatis ad mel. Legendos tractatos honestatis ad mel. , click here →

About

Copyright © Qirsy Halim | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com